Bangun di pagi ini,
detak jantung kita bergetar sama.
Hirupan nafas pertama,
detak jantung kita berdetak sama.
Bukannya kita berjodoh,
ataupun berjiwa sama,
Kita menanti satu yang sama,
harga diri.
Hai kamu, pemuda berkaus merah.
Tidakkah kalian takut?
Jutaan mata mengikuti tiap gerikmu.
Jutaan doa tertuju padamu,
dan tidakkah kalian takut?
Tak takutkah kalian menyesalkan mereka?
Garudaku,
Semua harapan di bahumu,
Jerit mengelu-elukan namamu.
Bukankah itu maumu?
Kalian, Garudaku.
Hanya sebelas pemuda,
yang dijatuhi kewajiban jutaan pemuda negeri ini,
untuk membela negara.
Maukah kalian berkorban?
Garudaku,
Aku di sini,
menulis untukmu.
berdoa untukmu.
memohon maaf untukmu.
Maaf, aku salah satu pemuda tak bertanggung jawab itu.
Kutuliskan sajak ini untukmu,
walau kutahu, tak seorangpun dari kalian akan membaca.
Kudoakan yang terbaik untukmu.
Menang kalah tak jadi masalah.
Kalian menang dibanding jutaan pemuda lainnya.
Kalian lah sang juara.
Pergilah garuda,
Bertarunglah sampai titik darah penghabisan,
dan jadilah pemenang, di dalam dan luar pertandingan.
GO FIGHT WIN GARUDA!
29 Desember 2010
Untukmu, Pejuang Garuda.
Langgan:
Poskan Komentar (Atom)






1 you say so:
AW SASA gue ngefans sama tulisan elo!!
gue juga lagi kena euforia bola nih, gue juga ngepost satu post gaje di blog gue tentang AFF cup hahah. :P
Poskan Komentar